• Rabu, 7 Desember 2022

Gelar Aksi Di Pemkab Bogor, Massa PMII Tolak Kenaikan Harga BBM

- Kamis, 8 September 2022 | 21:09 WIB
Massa PMII gelar aksi penolakan kenaikan harga BBM (Dede Surya)
Massa PMII gelar aksi penolakan kenaikan harga BBM (Dede Surya)

PORTAL SIBER - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bogor menggelar aksi di depan Kompleks Pemkab Bogor, Kamis (8/9/2022) sore.

Massa PMII ini menyampaikan aspirasinya terkait dengan penolakan kenaikan harga BBM yang baru ditetapkan oleh pemerintah.

"Adanya kenaikan harga BBM yang baru saja ditetapkan oleh pemerintah, memberikan dampak buruk bagi masyarakat. Selain memicu inflasi yang tinggi, juga meningkatkan angka kemiskinan," kata Ketua PC PMII Kabupaten Bogor, Miftahudin dalam orasinya.

Baca Juga: Gawat, Ini Reaksi KPK Dituduh Berkonspirasi Jebak Ade Yasin

Lebih lanjut Miftahudin mengatakan, dengan kenaikan harga BBM ini, hal menunjukan ketidakseriusan pemerintah dalam mengatasi permasalahan ekonomi dampak dari Covid-19 ini.

"Adanya kenaikan harga BBM ini, menunjukkan jika pemerintah tidak serius dalam menangani masalah ekonomi, dampak dari Covid-19," jelas Miftahudin.

Miftahudin mengatakan, dampak dari kenaikan harga BBM ini akan menambah angka kemiskinan yang sebenarnya sudah sempat turun jika dibandingkan dengan tahun 2021.

Baca Juga: Berhadiah Ratusan Juta Rupiah, 2000 Pelari Siap Sukseskan Bogor Challenge 11K 2022

Menurut datanya, angka kemiskinan mencapai 27,54 juta penduduk dengan persentase 10,14 persen. Di Kabupaten Bogor sendiri, angka kemiskinan mencapai 7,99 persen pada akhir 2021.

"Apabila dikaji secara mendalam, angka tersebut juga akan ikut naik karena kenaikan harga BBM, karena secara umum ketika harga BBM baik, maka harga kebutuhan pokok juga akan ikut naik," ujarnya.

Halaman:

Editor: M. Nurofik

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X