• Rabu, 7 Desember 2022

Bukan Rp 30 Juta, Ini Jumlah Uang Lelah Untuk Muluskan WTP Tahun 2020

- Selasa, 6 September 2022 | 06:51 WIB
Sidang suap auditor BPK di Pengadilan Tipikor Bandung menghadirkan terdakwa Ade Yasin, Maulana Adam dan Ihsan Ayatullah (M. NUROFIK)
Sidang suap auditor BPK di Pengadilan Tipikor Bandung menghadirkan terdakwa Ade Yasin, Maulana Adam dan Ihsan Ayatullah (M. NUROFIK)

PORTAL SIBER - Sebuah fakta mencengangkan terungkap dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Bandung, Senin (5/9/2022) kemarin.

Dalam persidangan kasus suap auditor BPK Jabar oleh Ade Yasin cs tersebut terungkap jika untuk memuluskan Pemkab Bogor meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK Jabar harus merogoh saku sampai Rp 700 juta.

Hal tersebut terungkap saat terdakwa Ihsan Ayatullah yang menjadi saksi Ade Yasin, mengungkapkan soal Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2020.

Baca Juga: Cegah Dampak Negatif pada Tubuh dan Lingkungan, Penggunaan Herbisida Harus Tepat

Ihsan Ayatullah mengatakan, pihaknya memberikan Uang Lelah kepada auditor BPK Jabar sebesar Rp700 juta.

"Terkait dengan pemberian Uang Lelah untuk LKPD 2020 sebesar 700 juta kepada BPK Perwakilan Jawa Barat, saya menyerahkan dua tahap, yakni pada tahap pemeriksaan pendahuluan dan pada saat pemeriksaan laporan keuangan," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK, Roni Yusuf saat membacakan BAP Ihsan Ayatullah yang juga diakui oleh Ihsan, Senin (5/9/2022).

Roni Yusuf kembali menegaskan kepada Ihsan Ayatullah pada saat pemeriksaan pendahuluan itu, pada saat Februari dan Maret 2021, Hendra selaku auditor BPK meminta uang mingguan.

Baca Juga: Sungai Cigudeg - Jasinga Tercemar Air Limbah, Warga Mengeluh Tak Bisa Beraktivitas

"Waktu itu saya tidak mematok ngasih berapanya, tapi saat itu totalnya sekitar Rp70 juta," jawab Ihsan Ayatullah

Ihsan Ayatullah membeberkan, untuk pemberian uang bersumber dari BPKAD Rp25 juta, Bapedda Rp25 Juta dan Sekda Rp20 juta dengan total 70 juta dan diberikan kepada Hendra untuk LKPD tahun 2020.

Halaman:

Editor: M. Nurofik

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X