• Minggu, 2 Oktober 2022

Hakim Tipikor Bandung Bongkar Modus Pinjam Rekening Untuk Suap Auditor BPK

- Selasa, 9 Agustus 2022 | 17:44 WIB
Sidang kasus dugaan suap auditor BPK Jawa Barat terkait Laporan Keuangan Pemkab Bogor tahun anggaran 2021. (M. Nurofik)
Sidang kasus dugaan suap auditor BPK Jawa Barat terkait Laporan Keuangan Pemkab Bogor tahun anggaran 2021. (M. Nurofik)

PORTAL SIBER - Tidak hanya pengakuan Arif Rahman yang mengejutkan, namun juga pengakuan Rully Fathurahman dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Bandung, Senin (8/8/2022) kemarin.

Majelis hakim Pengadilan Tipikor Bandung yang dipimpin Hera Kartiningsih membongkar adanya penggunaan rekening orang lain untuk memuluskan aksi penyuapan tersebut.

Untuk menghindari terciumnya transaksi keuangan dalam suap auditor BPK Jabar tersebut, terdakwa Ihsan Ayatullah memerintahkan Rully Fathurahman untuk membuat rekening baru.

Baca Juga: Kadispenda Kabupaten Bogor Ini Ngaku Ngutang Rp 500 Juta Dari Pengelola Hotel Seruni Untuk Auditor BPK

"Saya dapat arahan dari Ihsan Ayatullah untuk membuat rekening baru, untuk digunakan bagi orang-orang BPK," kata Rully Fathurahman, di depan majelis hakim, Senin (8/8/2022).

Lebih lanjut Rully Fathurahman mengatakan, setelah mendapatkan arahan dari Ihsan Ayatullah, pihaknya langsung memerintahkan anak buahnya untuk membuat rekening tersebut.

Rully Fathurahman pun tidak bisa memberikan jawaban, kenapa memakai rekening orang lain, bukan rekening milik Ihsan Ayatullah atau pun Rully Fathurahman sendiri.

Baca Juga: Fakta Persidangan, Arif Rahman Akui Ada Hubungan Baik Antara Ihsan Ayatullah Dengan Rachmat Yasin

"Pinjam rekening milik staf outsourcing atas nama Nadia dan Tubagus," kata Rully Fathurahman.

Majelis hakim yang mendengar jawaban Rully pun mencurigai adanya pengaturan penyerahan uang dengan menggunakan rekening orang lain.

Halaman:

Editor: M. Nurofik

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Digadang Maju Pilgub Jabar, Ini Respon Mulyadi

Minggu, 25 September 2022 | 11:40 WIB
X