• Sabtu, 13 Agustus 2022

Bukan Apel Malang, Ini Kode Rahasia Anak Buah Ade Yasin Suap Oknum Auditor BPK Jawa Barat

- Jumat, 15 Juli 2022 | 08:12 WIB
Terdakwa Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin di Pengadilan Negeri Bandung Kelas IA Khusus, Jalan L.L.R.E Martadinata, Kota Bandung. (Ayobandung.com/Kavin Faza)
Terdakwa Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin di Pengadilan Negeri Bandung Kelas IA Khusus, Jalan L.L.R.E Martadinata, Kota Bandung. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

PORTAL SIBER - Untuk menghindari aparat penegak hukum (APH), sejumlah kode rahasia dibuat oleh para pelaku kejahatan penyuapan, agar kejahatan yang mereka lakukan tidak terungkap ke masyarakat.

Sejumlah kode rahasia yang pernah dilakukan untuk memuluskan korupsi dan aksi suap diantaranya Apel Malang, Tina Toon, Sumbangan Masjid dan lainnya.

Dalam kasus suap auditor BPK Jawa Barat, juga ada kode rahasia untuk memuluskan serahterima uang penyuapan tersebut.

Baca Juga: Ontrog Kantor Kecamatan Parung Panjang, Ini Tuntutan Forum Ormas Parung Panjang

Berbeda dengan daerah lainnya, kode rahasia untuk aksi penyuapan oknum auditor BPK Jawa Barat oleh anak buah Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin adalah 'fotocopian'.

Adanya kode rahasia fotocopian ini terungkap dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu (13/7/2022) lalu, antara Kasubbid Kasda BPKAD Kabupaten Bogor Ihsan Ayatullah dengan Hendra Nur Rahamatullah untuk penyerahan uang sebesar Rp 200 juta sebanyak 2 kali penyerahan.

"Ihsan Ayatullah menyerahkan uang sebesar Rp 200.000.000 dalam 2 kali penyerahan yang masing-masing sebesar Rp 100.000.000 dengan kode 'fotokopian' di ruang kerjanya," ujar jaksa KPK dalam dakwaannya di Pengadilan Tipikor Bandung, Selasa (13/7/2022) lalu.

Baca Juga: Bahaya, Kabel Listrik PLN Semrawut Di Jalan Desa Sadeng

Sementara itu, Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin menjalani persidangan perdana secara online. Ade Yasin didakwa oleh Jaksa KPK telah melakukan aksi suap auditor BPK Jawa Barat melalui anak buahnya.

Sejumlah auditor BPK Jawa Barat yang diduga telah menerima suap tersebut diantaranya Anthon Merdiansyah, Arko Mulawan, Hendra Nur Rahmatullah Kartiwa, dan Gerri Ginanjar Trie Rahmatullah.

Halaman:

Editor: M. Nurofik

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X