• Sabtu, 13 Agustus 2022

Garap Adik Kandung Bupati Bogor Nonaktif Ade Yasin Dan Direksi RSUD Ciawi, Ini Target Yang Dikejar KPK

- Kamis, 19 Mei 2022 | 06:08 WIB
"Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri
"Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri

PORTAL SIBER - Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan suap auditor BPK Jawa Barat dalam pelaporan keuangan Pemerintah Kabupaten Bogor tahun anggaran 2021.

Belum lama ini, adik kandung Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin, Arif Rahman menjalani pemeriksaan di kantor KPK, Jakarta.

Arif Rahman yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Bogor tidak sendirian menjalani pemeriksaan.

Baca Juga: Jerat Memanfaatkan Kesulitan Ekonomi Warga, Keberadaan Bank Emok Meresahkan

Sejumlah pejabat RSUD Ciawi juga ikut menjalani pemeriksaan di gedung Merah Putih, Jakarta.

"Sembilan orang saksi yang kita panggil, semuanya hadir menjalani pemeriksaan," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, Rabu (18/5/2022)

Pada hari Selasa (17/5/2022) KPK telah memeriksa sembilan orang saksi terkait kasus suap auditor BPK Jawa Barat untuk pengurusan laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Bogor tahun anggaran 2021.

Baca Juga: Kejari Kabupaten Bogor Luncurkan Rumah Restorative Justive, Selesaikan Perkara Hukum Gunakan Metode Dialog dan

KPK menduga Bupati Bogor Ade Yasin menyuap pegawai BPK Anthon Merdiansyah (ATM) dkk dengan dalih dana operasional audit.

"Seluruh saksi hadir dan dikonfirmasi antara lain terkait dengan dugaan adanya perintah dari Tersangka Ade Yasin untuk mengumpulkan sejumlah uang, yang kemudian diduga diberikan kepada Tersangka Anthon Merdiansyah dkk sebagai dana operasional pemeriksa selama proses audit berlangsung," kata Ali Fikri.

Halaman:

Editor: M. Nurofik

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X