• Sabtu, 13 Agustus 2022

Sekdes Cinangneng Akui Adanya Pungli Sertifikat Tanah PTSL, Ini Pengakuannya

- Kamis, 21 Juli 2022 | 05:12 WIB
Kantor Desa Cinangneng Kecamatan Tenjolaya Kabupaten Bogor (ILHAM ARY)
Kantor Desa Cinangneng Kecamatan Tenjolaya Kabupaten Bogor (ILHAM ARY)

PORTAL SIBER - Dugaan adanya pungutan liar (pungli) dalam pengurusan sertifikat tanah melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Desa Cinangneng Kecamatan Tenjolaya Kabupaten Bogor diakui oleh Sekretaris Desa (Sekdes) Cinangneng Ucu Saputra.

Diungkapkan Ucu Saputra, bahwa permintaan sejumlah uang oleh oknum desa tidak hanya terjadi pada Juju, warga di RT 09 RW 01 saja. Bahkan, ada yang harus mengeluarkan uang sebesar Rp 1,6 juta atas nama Dewi untuk membuat sertifikat tanah melalui program PTSL tersebut.

"Ya banyak, bukan itu saja. Ada yang membikin PTSL dipungut Rp 1,6 juta, ada juga yang Rp 750 ribu. Nah, akhirnya udah jadi suruh nebus lagi Rp 750 ribu. Itu ada masyarakat dan dipaksa oleh oknum desa harus nebus Rp 750 ribu. Jadi, totalnya Rp 1,5 juta. Nah, pada akhirnya dikasih Rp 300 ribu. Eh malah marah-marah, katanya ambilnya jauh di Bandung, ongkosnya aja berapa? itu bahasa oknum desanya," kata Ucu Saputra, saat dihubungi wartawan pada Selasa, 19 Juli 2022.

Baca Juga: Dua Kali Gagal Mediasi, Eks Karyawan Jungle Land Adventure Sentul Siap Gugat Ke PHI

Bahkan, kata Ucu Saputra, banyak aduan dari warga terkait pengurusan sertifikat tanah program PTSL tersebut, dan dirinya sangat menyayangkan ada warganya yang dipungut lagi saat akan mengambil sertifikat tanah PTSL yang sudah jadi.

"Ini banyak yang ngadu ke saya, cuma kok bisa harus nebus lagi. Katanya, yang Rp 750 ribu itu terima beres, tapi sudah jadi disuruh nebus lagi. Itu kang, banyak keluhan-keluhan soal sertifikat tanah PTSL ini," kata Ucu Saputra.

Ucu Saputra mengatakan, sepengetahuannya biaya pengurusan sertifikat tanah melalui program PTSL itu, tidak sebesar yang dipungut kepada warganya, yakni hanya Rp 150 ribu.

Baca Juga: Reses Di Dapil Bogor, Ravindra Airlangga Kenalkan Program Komisi IV

Untuk program PTSL ini sendiri, ujar Ucu Saputra, dirinya memang tidak terlibat baik langsung atau pun tidak langsung. Untuk pengurusan PTSL ini, hanya dilakukan oleh beberapa kepala dusun (kadus) saja. Namun demikian, banyak warga yang melaporkan kepadanya terkait dengan pungutan PTSL ini.

Sebelumnya diberitakan, praktek pungli dalam pengurusan sertifikat tanah program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) diduga terjadi di Desa Cinangneng Kecamatan Tenjolaya Kabupaten Bogor.

Halaman:

Editor: M. Nurofik

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hujan Deras, Hotel Sayaga Wisata Dikepung Banjir

Kamis, 11 Agustus 2022 | 15:37 WIB

Lagi, Si Jago Merah Lalap Satu Rumah Warga Jasinga

Kamis, 4 Agustus 2022 | 19:37 WIB

DBD Serang Warga Sukajaya, Lima Orang Dirawat

Selasa, 2 Agustus 2022 | 06:50 WIB
X