• Sabtu, 13 Agustus 2022

Diskannak Kabupaten Bogor Dan Kominfo RI Sosialisasi Pencegahan Wabah PMK Di Leuwiliang

- Minggu, 19 Juni 2022 | 07:24 WIB
Sosialisasi wabah PMK oleh Diskannak Kabupaten Bogor kepada warga Leuwiliang Kabupaten Bogor (ILHAM ARY)
Sosialisasi wabah PMK oleh Diskannak Kabupaten Bogor kepada warga Leuwiliang Kabupaten Bogor (ILHAM ARY)

PORTAL SIBER - Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskannak) Kabupaten Bogor menggandeng Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia ( Kominfo RI) sosialisasikan tentang wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan cara pencegahannya agar tidak terdampak.

Acara yang bertema forum Sosialisasi Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Ekstrim dan Antisipasi Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang digelar di balai alun-alun Sulanjana Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor, dihadiri para moderator, Camat Leuwiliang serta instansi pemerintah yang ada di Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor.

Para pembicara memberikan pemaparan dalam rangka percepatan penghapusan angka kemiskinan di Indonesia dan memberikan pemaparan kepada tamu undangan yang hadir, agar pemerintah daerah seperti desa secara tepat memberikan subsidi dari pemerintah untuk masyarakat miskin, Sabtu (18/06/2022).

Baca Juga: Incar Pejabat Pemkab Bogor Yang Setor Duit Untuk Suap Auditor BPK, KPK Periksa Ulang Gantara Lenggana

Sedikit dalam pemaparannya, Prihatini Mulyawati Kabid Diskannak Kabupaten Bogor mengatakan, PMK ini pertama kali muncul di wilayah Jawa Timur dan menyebar di wilayah lainnya, seperti Jawa Barat. Namun demikian, masyarakat diminta untuk tidak panik dalam menghadapi wabah PMK ini.

"Wabah penyakit PMK ini pertama kali muncul di Jawa Timur dan menyebar di wilayah lainya di Indonesia seperti Jawa Barat. Akan tetapi masyarakat tidak usah takut, karena tidak menular wabah ini pada manusia," kata Prihatini Mulyawati dalam pemaparanya

Bukan hanya mensosialisasi tentang PMK saja, para narasumber pun memberikan pemaparan tentang mengurangi angka kemiskinan dengan cara berkolaborasi dan berintegritas dalam pendidikan kesehatan dan rumah tangga.

Baca Juga: Oteu Herdiansyah Resmi Deklarasi Pencalonan Ketua DPC PERADI Cibinong

Langkah pemerintah memberikan percepatan sesuai data yang menyasar masyarakat miskin, supaya tepat sasaran dalam memberikan subsidinya.

Sementara itu, Ketua KNPI Kecamatan Leuwiliang Maulana Hasanuddin menanyakan tentang database PMK yang beredar di Kecamatan Leuwiliang, agar bisa mencegah pada desa lain.

Halaman:

Editor: M. Nurofik

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hujan Deras, Hotel Sayaga Wisata Dikepung Banjir

Kamis, 11 Agustus 2022 | 15:37 WIB

Lagi, Si Jago Merah Lalap Satu Rumah Warga Jasinga

Kamis, 4 Agustus 2022 | 19:37 WIB

DBD Serang Warga Sukajaya, Lima Orang Dirawat

Selasa, 2 Agustus 2022 | 06:50 WIB
X