• Jumat, 27 Mei 2022

Hanjeli, Tanaman Pengganti Padi yang tak Miliki Nilai Ekonomis, Tapi Jadi Alternatif Pangan Bergizi

- Jumat, 13 Mei 2022 | 14:11 WIB
Tanaman Hanjeli Dikembangkan Asep Hidayat Mustopa di Desa Wisata di Desa Waluran Mandiri, Jampang, Sukabumi Selatan (Youtube)
Tanaman Hanjeli Dikembangkan Asep Hidayat Mustopa di Desa Wisata di Desa Waluran Mandiri, Jampang, Sukabumi Selatan (Youtube)

PORTAL SIBERHanjeli atau Jali, kalah popular dengan padi dan jagung. Namun ditangan Asep Hidayat Mustopa, pendiri Desa Wisata Hanjeli, tanaman ini yang awalnya tak miliki nilai ekonomis menjadi alternatif pangan bergizi.

Desa Wisata di Desa Waluran Mandiri, Jampang, Sukabumi Selatan, Jawa Barat ini dikembangkan Asep Hidayat Mustopa menjadi wilayah tanam Hanjeli.

Baca Juga: Kasus Ade Yasin, Pejabat Disdik Kabupaten Bogor Ini Dipanggil KPK

Dikutip dari akun Youtube Metrotvnews program Kick Andy, Asep Hidayat Mustopa menjelaskan potensi Hanjeli yang dikembangkannya tak hanya sebagai alternatif pangan pengganti beras, tapi juga bisa dibuat bubur, dodol, bolu, rengginang, tape hingga dibuat aksesoris seperti kalung dan gelang.

“Dari kandungannya saja, kalau beras 8,8 persen kandungan protein, kalau Hanjeli bias dua kali lipatnya 14,5 persen,” ucap Asep Hidayat Mustopa.

Baca Juga: Proyek RSUD Bogor Utara Diprotes Aktivis Mahasiswa dan Pemuda

Hanjeli yang dikembangkan Asep Hidayat Mustopa di Desa Wisata berada di kawasan Geopark Ciletuh, Palabuhanratu, Sukabumi yang ditetapkan Unesco pada 2018.

Atas upayanya, Asep Hidayat Mustopa menjadi juara dalam pelopor ketahanan pangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Sukabumi Award sebagai pelaku usaha kecil menengah yang berprestasi.

Baca Juga: Ibunda Bocah SD Khawatir Anaknya Sudah Menghilang Sepekan

Halaman:

Editor: Asep Saepudin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

164 KPM Desa Nanggung Terima BLT Dana Desa

Rabu, 25 Mei 2022 | 04:03 WIB
X